Beranda » Uncategorized » 5 Cara Pemakaman Yang Unik

5 Cara Pemakaman Yang Unik


Kematian adalah satu
tahapan misterius yang semua
manusia pasti hadapi. Dalam
menyikapi kematian ini, sejumlah
peradaban di dunia memiliki
caranya sendiri, termasuk
memperlakukan jasad yang
sudah tak bernyawa.
Umumnya saat ini, manusia
memakamkan kerabat mereka di
dalam tanah, seperti ajaran
beberapa agama besar yang
berkembang di dunia.Tapi, ada
juga cara yang dinilai aneh.
Laman Livescience membuat 10
daftar prosesi kematian yang
aneh tersebut. Berikut lima
diantaranya:
5. Bog Bodies
Di abad pertengahan, penduduk
di sekitar rawa Eropa Utara
sengaja menyimpan kerabat
mereka yang meninggal di rawa
tersebut. Rupanya, rawa ini
memiliki kandungan yang
membuat jasad manusia awet.
4. Pemakaman ala kaum Tibet
Alih-alih memakamkan mayat di
tanah keras bebatuan, beberapa
orang Tibet mengirim jasad
orang-orang terkasih ke puncak
gunung. Jasad itu ditaruh di sana
supaya dimakan burung nasar.
Bahkan, ada beberapa jasad yang
sengaja dibongkar dan dicampur
tepung dan susu agar (mungkin)
terasa lebih enak bagi burung
sehingga tak ada jasad tersisa.
3. Pemakaman kapal kaum Viking
Di abad pertengahan, kaum
pelaut asal Skandinavia, Viking,
hidup dan mati di laut. Tapi, ada
prosesi khusus bagi Viking kaya
ketika mati. Mereka ditempatkan
di sebuah kapal yang penuh
dengan makanan, perhiasan,
senjata, bahkan kadang lengkap
dengan pelayan dan binatang
kesayangan. Semua fasilitas ini
ditaruh di kapal dengan harapan
Viking itu nyaman di kehidupan
setelah kematian. Perahu-perahu
itu kemudian dikubur di tanah,
dibakar, atau diarungkan ke laut.
Tujuan kehidupan setelah mati
prajurit Viking adalah Valhalla
atau ‘Odin’s Hall.’
2.Pemakaman pohon
Banyak suku-suku asli di dunia
yang beranggapan bahwa cara
terbaik ‘membuang’ orang mati
adalah dengan menempatkan
mereka setinggi mungkin,
ketimbang menaruhnya di
bawah. Sejumlah suku di
Australia, British Columbia,
Amerika dan Barat Daya Siberia
diketahui mempraktikkan
pemakaman di atas pohon.
Mereka membungkus jasad
dengan kain kafan atau pakaian
lalu menaruhnya di lekukan
pohon agar membusuk secara
alami.
1. Menara Kesunyian
Penganut Zoroastrianisme
percaya bahwa tubuh manusia
tidak murni sehingga tidak boleh
mencemari bumi setelah mati
melalui cara kremasi atau
pemakaman. Sebaliknya, orang
mati harus dibawa ke seremonial
‘tower of silence’ atau menara
kesunyian, yang biasanya terletak
di pada sebuah dataran tinggi
dan gunung tinggi. Jasad
kemudian dibiarkan terbuka
untuk dimangsa binatang.
Tulang-tulang sisa yang kering
terkena matahari kemudian
dikumpulkan dan dilarutkan
dalam kapur.

Sumber : vivanews.com


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 490 pengikut lainnya

Yg lagi lihat

Klik tertinggi

  • Tak ada

Kalender

Juni 2012
S S R K J S M
« Mei   Jul »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  
%d blogger menyukai ini: