Beranda » Uncategorized » Flu Anjing Laut Ancaman Mematikan Bagi Manusia

Flu Anjing Laut Ancaman Mematikan Bagi Manusia


Strain baru dari flu
burung (avian flu), yang
melompat dari unggas ke
mamalia, bertanggung jawab
atas kematian 160 anjing laut di
perairan New England tahun lalu.

Demikian hasil penelitian terbaru
para ilmuwan.
Seperti dimuat CNN, para
ilmuwan mengatakan, secara
teoritis, virus itu bisa
menimbulkan ancaman bagi
kesehatan manusia.

Para ilmuwan mengatakan,
awalnya anjing laut, yang
kebanyakan berusia kurang dari
enam bulan, mulai terserang
pneumonia berat dan lesi pada
kulit September 2011 lalu.

Selama beberapa bulan
berikutnya, setidaknya 162
bangkai anjing laut ditemukan di
sepanjang perairan Maine sampai
Massachusetts.
Pengujian post-mortem
menunjukkan keberadaan strain
virus flu H3N8, yang juga disebut
seal H3N8.
“Saat tes awal menunjukkan virus
flu burung, kami lantas bertanya-
tanya: bagaimana bisa virus itu
melompat dari burung ke
mamalia,” kata ketua tim peneliti,
Simon Anthony dari Columbia
University.

Lebih jauh lagi, para ilmuwan
mengatakan, virus ini
mengembangkan kemampuan
untuk menyerang saluran
pernapasan mamalia.
Virus juga
telah mengembangkan
peningkatan virulensi
(kemampuan untuk
menimbulkan penyakit) dan
transmisi pada mamalia. Namun,
para ilmuwan harus melakukan
lebih banyak tes untuk
memastikannya.

Para ilmuwan mengingatkan
kasus flu burung, khususnya
H1N1 dan H5N1, yang telah
menyerang manusia hingga
menimbulkan kematian.

Keberadaan strain baru tentu
saja bisa menjadi ancaman bagi
kesehatan masyarakat.

Pada Januari 2012, Organisasi
Kesehatan Dunia telah
mengkonfirmasi telah terjadi 583
kasus H5N1 (flu burung) pada
manusia yang menyebabkan 344
kematian.
“HIV/AIDS, SARS, West Nile, Nipah
dan influenza adalah contoh
penyakit menular yang berasal
dari hewan,” kata W. Ian Lipkin,
direktur Pusat Infeksi dan
Imunitas di Columbia University.
“Setiap wabah penyakit pada
hewan domestik atau satwa liar,
tak hanya merupakan ancaman
langsung terhadap konservasi
satwa liar, juga harus diwaspadai
karena dapat berbahaya bagi
manusia,” kata dia.

Penelitian ini diterbitkan dalam
jurnal American Society for
Microbiology, mBio.

Sumber : vivanews.com


2 Komentar

  1. Jack mengatakan:

    I don’t belive this.
    Why new diseases ever dangerous for people?
    %-):-/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 490 pengikut lainnya

Yg lagi lihat

Klik tertinggi

  • Tak ada

Kalender

Agustus 2012
S S R K J S M
« Jul   Sep »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
%d blogger menyukai ini: