Beranda » 2013 » Februari

Monthly Archives: Februari 2013

10 Orang Terpintar Dengan IQ Tertinggi

Di dunia ada beberapa tokoh
yang dianggap paling pintar
akibat memiliki IQ di atas rata-
rata. Namun tidak semuanya
masih hidup hingga saat ini. Nah
berikut ini adalah 10 orang
paling pintar dengan tingkat iQ
paling tinggi yang tercatat masih
hidup hingga saat ini seperti
yang dilansir Geeks Are Sexy.
1. Stephen W. Hawking (70)
Nama Stephen Hawking mungkin
menjadi salah satu orang pintar
yang paling dikenal di muka
bumi. Berkat berbagai teorinya
mengenai jagat raya, ia
mendapat pengakuan, tidak
hanya dari kalangan ilmuwan
tapi juga para pejabat
pemerintahan. Makanya tidak
heran jika kemudian ia
mendapatkan banyak
penghargaan. Total ada 14
penghargaan yang diraih semasa
hidupnya. Namun, dibalik
kepintaran yang dimiliki, Stephen
Hawking harus menerima
kenyataan dirinya menderita
penyakit yang membuat seluruh
tubuhnya lumpuh, termasuk
indra suaranya. IQ Stephen
Hawking yang tercatat secara
resmi adalah 160.
2. Kim Ung-Yong (50)
Di antara semua orang pintar,
sosok Kim Ung-Yong mungkin
menjadi yang paling hebat
dengan tingkat IQ paling tinggi
di dunia. Setidaknya hal itu sudah
dibuktikan dengan catatan
Guiness World Record, dimana
mereka mencatat bahwa IQ Kim
mencapai 210.
Kepintaran Kim sendiri
sebenarnya sudah terlihat sejak
masih balita. Bayangkan saja, di
usia 2 tahun, ia sudah
menguasai 4 bahasa dan di usia
4 tahun, ia sudah mengikuti
kuliah. Dan jika Anda
menganggap rekor itu belum
cukup, maka Anda perlu melihat
rekor miliknya yang dipanggil
NASA di usia 8 tahun saja.
3. Paul Allen (59).
Jika Anda menganggap sosok Bill
Gates sebagai orang pintar, maka
kepintarannya masih kalah jauh
dibandingkan pendiri Microsoft
yang lainnya, yakni Paul Allen.
Paul Allen mendapatkan skor IQ
sebesar 170. Dibandingkan
dengan orang terpintar lainnya,
sosok yang satu ini bahkan
diklaim orang yang paling sukses
mengubah kekuatan otaknya
menjadi uang dan kekayaan.
4. Rick Kosner (52)
Dengan IQ sebesar 192, Anda
mungkin tidak akan mengira
seorang sosok Rick Kosner
memilih pekerjaan sebagai
penulis di TV. Namun sekali lagi,
ia diklaim memiliki tingkat
kejeniusan di atas rata-rata. Dan
yang paling menarik adalah
catatan perjalanan karirnya yang
pernah menjadi seorang penari
striptis, pelayan restoran dan
model telanjang.
5. Gary Kasparov (49)
Siapa yang tidak mengenal sosok
master catur ini. Walau sempat
kalah dalam pertandingan catur
melawan komputer jenius,
namun Anda pasti tidak ingin
melawan kepintaran pria
kebangsaan Rusia ini. Dengan IQ
sebesar 192, Gary Kasparov
menorehkan namanya di dunia
dengan menjadi juara dunia
catur termuda, yakni di usia 22
tahun. Setelah pensiun di tahun
2005, Kasparov kini aktif di
bidang politik dan tulis menulis.
6. Sir Andre Wiles (59)
Sir Andre Wiles dikenal sebagai
pakar matematikanya orang
Inggris. Di tahun 1995, ia
menciptakan rumus matematika
paling sulit yang ada di dunia.
Berkat kontribusinya terhadap
Matematik, pria yang memiliki IQ
170 ini diberikan gelar
kebangsawanan oleh Ratu
Inggris.
7. Judith Polgar (35)
Judit Polgar memang lahir dari
keluarga yang tidak biasa. Sang
ayah yang terobsesi pendidikan,
membesarkan Judit bersama
kakak dan adiknya dalam sebuah
penelitian pendidikan. Dan
rupanya eksperimen tersebut
berhasil. Setidaknya dalam
bidang catur. Di usia 15 tahun,
Judith Polgar mampu
mengalahkan Bobby Fisher dan
menjadi grandmaster catur
wanita termuda pada saat itu. IQ
Judith sendiri diketahui sebesar
170.
8. Christopher Hirata (30)
Selain dikenal nerd, sosok
Christopher Hirata dikenal
memiliki otak paling cemerlang.
Dengan IQ sebesar 225, ia sudah
dipanggil ke perusahaan Caltech
pada saat usianya baru 14 tahun.
Dan di usia 16 tahun, ia ditarik
NASA untuk mengerjakan proyek
kolonisasi Planet Mars.
9. Terrence Tao (36)
Tao mulai menunjukkan
bakatnya dalam Matematika sejak
balita dengan menonton serial
anak Sesame Street. Di usia 2
tahun, usia yang menurut
sebagian orang tua masih masa
pertumbuhan, Tao sudah bisa
melakukan penghitungan
Matematika dasar. Dan di usia 9
tahun dia sudah belajar
matematika sekelas universitas,
sebelum akhirnya resmi meraih
gelar Ph.D di usia 20 tahun.
Tingkat IQ Tao berada di atas
rata-rata, yakni 230.
10. James Woods (65)
Yup, ini bukan kesalahan
pengetikan. Sosok James Woods
memang seorang jenius. Dalam
ujia SAT, Woods berhasil meraih
nilai sempurna, 800 dalam ujian
verbal dan 779 dalam ujian
Matematika. Saat muda, Woods
sempat masuk ke universitas
ternama di AS, UCLA, dengan
sistem beasiswa. Sayang
kesukaannya pada bidang akting
membuat karir pendidikannya
terhenti.

10 Transfer Pemain Sepak Bola Paling Aneh

Dalam satu dekade terakhir,
sepak bola telah menjadi
komoditas bisnis di mana uang
banyak memainkan peranan
demi hidupnya sebuah
permainan dan kompetisi. Satu
indikasi yang paling kentara
adalah besarnya uang yang
terlibat dalam transfer seorang
pemain dari satu klub ke klub
lain. Cristiano Ronaldo masih
memegang rekor sebagai
pemain termahal ketika Real
Madrid membelinya dari
Manchester United dengan harga
fantastis: 80 juta pound atau
setara US$132 juta!
Selain itu, Ronaldo juga menjadi
pemain bola yang memiliki gaji
tertinggi dengan bayaran hampir
11 juta pound per tahun! Namun
jika dirunut ke belakang, dalam
dunia sepak bola, ternyata
transfer pemain tak selamanya
dinilai dengan uang. Berikut
sepuluh nilai transfer yang bisa
dibilang cukup unik dan ‘aneh’:
10. TONY CASCARINO
Dari: Crokenhill ke Gillingham,
1982
Transfer: Satu set perangkat
latihan
Rumor yang beredar tentang
masa depan pemain timnas
Republik Irlandia ini selalu
menyebut bahwa ia dibayar
dengan harga satu potong besi
seng, namun Cascarino sendiri
mengklaim jika Gillingham
membayar dengan ‘beberapa
peralatan latihan, baju olah raga
dan barang-barang semacam
itu’.
9. GARY PALLISTER
Dari: Billingham Town ke
Middlesbrough, 1984
Transfer: Satu set baju olah raga,
satu tas bola dan jala gawang
Pallister boleh saja mengukir
prestasi bersama Manchester
United, namun langkah
pertamanya memasuki dunia
sepak bola tak terlalu glamor
ketika ia hijrah dari Billingham
menuju tim lokal yang lebih
‘besar’: Middlesbrough di usia 19
tahun. Nilai yang diberikan The
Boro sepertinya hanyalah apa
yang terserak di sekitar tenda
kamp latihan saat itu. United
kemudian membelinya dengan
nilai transfer yang menjadi rekor
untuk seorang bek kala itu, yakni
sebesar 2,3 juta pound di tahun
1989.
8. KENNETH KRISTENSEN
Dari: Vindbjart ke Floey, 2002
Transfer: Udang segar senilai
berat badannya
Penyerang yang satu ini
membuat sebuah gebrakan di
divisi tiga Liga Norwegia dengan
mencetak banyak gol hampir di
setiap laga – hal yang menarik
minat dari Floey. Yang terlihat
aneh mungkin adalah
bandrolnya yakni udang segar
sebanyak berat badan
Kristensen. Jumlah itu diukur
dengan timbangan ala
pertandingan tinju.
7. ZAT KNIGHT
Dari: Rushall Olympic ke Fulham,
1999
Transfer: 30 potong pakaian olah
raga
Pemain belakang yang
mengemas 2 caps untuk timnas
Inggris ini hengkang dari klub
non-liga ke Fulham, secara teknis
dengan status bebas transfer.
Chairman Fulham, Mohamed Al-
Fayed tak punya kewajiban
untuk memberi apapun pada
Rushall, namun sebagai wujud
itikad baik ia mengirimkan 30
potong baju olah raga.
6. ERNIE BLENKINSOP
Dari: Cudworth ke Hull City, 1921
Transfer: 100 pound plus satu
tong bir
Blenkinsop adalah seorang bek
kiri yang memiliki caps lumayan
untuk timnas Inggris yakni
sebanyak 26 kali, bahkan
menyandang ban kapten di
beberapa laga. Namun awal
kepindahannya dari klub
kampung halaman ke Hull cukup
sederhana: dengan sejumlah
uang dan satu tong bir untuk
menyenangkan mantan rekan
satu timnya.
5. IAN WRIGHT
Dari: Greenwich Borough ke
Crystal Palace, 1985
Transfer: Satu set anak
timbangan
Ian Wright, yang di kemudian
hari menjadi penggawa Inggris
serta salah satu pemegang rekor
gol terbanyak di Arsenal,
sepertinya ditakdirkan untuk
menjadi seorang tukang plester.
Namun jalan hidupnya berubah
ketika manajer Palace, Steve
Coppell menyaksikan
penampilannya bersama
Greenwich Borough. Janjinya
hijrah ke Palace ditukar dengan
satu set anak timbangan, dan
enam tahun kemudian ia menuju
Arsenal berkat torehan 117
golnya.
4. JOHN BARNES
Dari: Sudbury Court ke Watford,
1981
Transfer: Satu set baju olah raga
Pemain yang kelak menjadi
winger andalan Inggris serta
legenda Liverpool ini masih
berusia 17 tahun kala membela
Sudbury Court, dan manajer
Graham Taylor memberinya
kesempatan seleksi di tim
cadangan Watford. Terkesan
dengan performa Barnes, satu
set baju olah raga pun dikirim
Watford ke Sudbury. Lima tahun
kemudian, Liverpool ganti
mengirim 900.000 pound ke
Watford untuk memboyongnya.
3. MARIUS CIOARA
Dari: UT Arad ke Regal Hornia,
2006
Transfer: 15 kilogram sosis babi
Bek Rumania ini ditukarkan
dengan 15 kilogram sosis babi,
namun ia memutuskan pensiun
satu hari sesudahnya dan klub
barunya, Regal Hornia pun
meminta sosis mereka kembali.
Setelah hari itu, Cioara
meninggalkan sepak bola dan
memilih bekerja di pertanian
Spanyol dan mengatakan bahwa
momen tersebut adalah ‘sebuah
penghinaan besar’. Tak cukup
sampai di situ, mantan klubnya
meminta kembali bayaran yang
sudah mereka keluarkan – senilai
satu hari makan malam untuk
tim.
2. ION RADU
Dari: Jiul Petrosani ke Valcea,
1998
Transfer: 2 ton daging
Jiul Petrosani memutuskan untuk
menjual gelandangnya ini demi
dua ton daging sapi dan babi.
Presiden klub menyatakan: “Kami
akan menjual daging ini,
kemudian membayar semua gaji
pemain lainnya.”
1. LIVIU BAICEA
Dari: Jiul Petrosani ke UT Arad,
1999
Transfer: 10 buah bola sepak
Jiul Petrosani dan klub Rumania
lainnya, UT Arad tampaknya
memiliki kebiasaan untuk
melakukan kesepakatan unik.
Setelah menjual Radu untuk dua
ton daging – Jiul juga menjual
bek Liviu Baicea dengan harga
sepuluh buah bola sepak.

7 Penjaga Gawang Terbanyak Cetak Gol

7. Hans-Jorg Butt – Jerman
Tahun Aktif: 1994 – 2010
Klub: Hamburg, Bayer
Leverkusen, Bayern Munich, SL
Benfica, Oldenburg
Jumlah Gol: 39
Kiper ini mencetak gol-golnya
dari titik putih. Kebanyakan
golnya ia ciptakan saat bermain
bagi Hamburger SV. Di klub ini ia
mencetak 19 gol. Musim
tersuburnya adalah musim
1999-2000. Saat itu ia sukses
mencetak sembilan gol.
Butt juga memiliki catatan unik.
Ia menjadi kiper yang mampu
menjebol gawang Juventus tiga
kali melalui titik penalti dengan
tiga klub yang berbeda. Ketiga
klub tersebut adalah Hamburger
SV, Bayer Leverkusen dan Bayern
Munich.
Walau sukses mencetak gol di
level klub, namun Butt tak pernah
mendapat kesempatan untuk
mencetak gol bagi negaranya. Ia
pensiun pada pertengahan
tahun 2012 ini.
6 . Johnny Vegas Fernandez –
Peru
Tahun Aktif: 1997 – Sekarang
Klub: Sport Boys, Union Huaral,
Universidad San Martín de Porres,
FBC Melgar, Sporting Cristal, Sport
Ancash, Cienciano
Jumlah Gol: 39
Kiper yang satu ini mencetak
sebagian besar golnya di klub
Sport Boys. Ia mencetak 20 gol di
klub tersebut. Sebagian besar
dicetaknya melalui penalti dan
tendangan bebas.
Ia kini masih aktif bermain di
klub Union Comercio, Peru walau
usianya telah menginjak 36
tahun. Artinya, masih ada
kemungkinan pundi-pundi
golnya bertambah.
5 . Rene Higuita – Kolombia
Tahun Aktif: 1985 – 2010
Klub: Deportivo Rionegro,
Deportivo Pereira, Guaros de Lara
FC, Bajo Cauca FC, Aucas, Atletico
Junior, Real Cartagena,
Independiente Medellín,
Tiburones Rojos de Veracruz,
Atlético Nacional, Real Valladolid,
Millonarios
Jumlah Gol: 39
Kiper yang satu ini diberi julukan
‘El Loco’, alias Si Gila oleh media
dan fans. Hal itu disebabkan oleh
tingkahnya yang seenaknya
sendiri saat menjaga
gawangnya. Ia kerap
meninggalkan gawangnya
sendiri untuk membantu tim
melakukan serangan. Tak jarang
ia maju hingga setengah
lapangan dan membuat rekan-
rekannya cukup kerepotan
menutup kekacauan yang
disebabkannya.
Selain itu, Higuita juga dikenal
akan aksi penyelamatannya yang
terkenal, yaitu ‘Scorpion Kick’.
Aksi menghalau bola dari
gawangnya dengan gaya ala
kalajengking tersebut
dilakukannya saat ia menghadapi
Inggris di partai persahabatan
tahun 1995.
Walau eksentrik, namun ia juga
sanggup mencetak gol melalui
tendangan bebas dan penalti. Hal
itu dilakukannya baik di level klub
maupun timnas. Rekor
tertingginya mencetak gol dalam
semusim tercipta saat ia
memperkuat klub Milionarios,
pada tahun 1985, dengan
torehan 5 gol. Ia juga mencetak
total delapan gol bagi negaranya.
Ia pensiun pada tahun 2010.
4 . Jorge Campos – Meksiko
Tahun Aktif: 1988 – 2004
Klub: UNAM Pumas, Atlante,
Tigres, Puebla, Chicago Fire, Cruz
Azul, Los Angeles Galaxy
Jumlah Gol: 39
Kiper yang satu ini dikenal
eksentrik karena ia mengenakan
kostum penjaga gawang dengan
warna-warni yang cerah dan
juga karena seringnya ia keluar
dari area kotak penalti. Sebagai
informasi, kostum tersebut
didesainnya sendiri. Sebagai
kiper, ia tergolong mungil.
Tingginya hanya 1,68 meter.
Akan tetapi, ia mampu menutupi
kelemahannya itu dengan
refleksnya yang luar biasa.
Tak seperti penjaga gawang
lainnya, Campos ternyata juga
bisa beroperasi sebagai seorang
striker. Tak jarang ia memulai
pertandingan sebagai penjaga
gawang, dan kemudian berganti
posisi menjadi tukang gedor jala
lawan. Hal itu dilakukannya di
level klub.
Kebanyakan golnya dicetak saat
ia memperkuat klub Pumas di
negaranya sendiri. Musim
tersuburnya adalah musim
1989-1990. Saat itu ia sukses
mencetak 14 gol. Tertinggi
sepanjang karirnya. Ia sendiri tak
pernah mendapat kesemaptan
untuk mencetak gol bagi
Meksiko.
3 . Dimitar Ivankov – Bulgaria
Tahun Aktif: 1996 – 2011
Klub: Levski Sofia, kayserispor,
Bursaspor
Jumlah Gol: 42
Kebanyakan gol yang dicetak
kiper satu ini lahir saat ia
memperkuat klub di negaranya
sendiri, Levski Sovia. Selama
sembilan musim memperkuat
klub tersebut, ia sukses
menorehkan 25 gol. Gol-golnya
tersebut dicetaknya melalui
eksekusi penalti.
17 gol sisanya dicetaknya saat ia
melanglang buana ke klub-klub
Turki. Ia pun membantu klub-
klubnya itu berprestasi di liga
domestik. Walau sukses
mencetak gol bagi klub-klub
yang dibelanya, namun ia belum
pernah mencetak gol bagi timnas
Bulgaria.
2 . Jose Luis Chilavert – Paraguay
Tahun Aktif: 1982 – 2004
Klub: San Lorenzo, Real Zaragoza,
Velez Sarsfield, Penarol,
Strasbourg, Sportivo Luqueno,
Guarani
Jumlah Gol: 62
Kiper yang terkenal eksentrik dan
temperamental ini mencetak gol-
golnya melalui eksekusi
tendangan bebas dan penalti.
Banyak dari gol-golnya tersebut
menjadi gol yang krusial,
termasuk bagi timnas Paraguay
sekalipun. Ia memang mampu
mencetak sembilan gol bagi
negaranya. Empat diantaranya
dicetaknya dalam laga kualifikasi
Piala Dunia 2002.
Chilavert juga terkenal sebagai
satu-satunya kiper yang pernah
mencetak hattrick dalam suatu
pertandingan. Prestasi itu
dibuatnya pada tahun 1999, saat
memperkuat Veles Sarsfield.
Ketiga golnya dicetak melalui titik
putih. Selain itu, ia juga pernah
mencetak gol sensasional ketika
melawan River Plate. Ia mampu
menjebol gawang lawan melalui
tendangan bebas dari area garis
tengah lapangan.
Saat memperkuat Veles Sarsfield
inilah, ia sanggup mencetak 10
gol dalam semusim. Rekor
tertinggi sepanjang karirnya. Hal
itu terjadi pada musim
1997-1998. Ia pensiun dari
dunia sepakbola tahun 2004.
1 . Rogerio Ceni – Brasil
Tahun aktif: 1990 – Sekarang
Klub: Sao Paulo
Jumlah Gol: 107
Kiper yang satu ini telah menjadi
kiper di Sao Paulo selama 20
tahun. Lebih dari 100 gol telah
dicetaknya. Gol-gol tersebut
dicetaknya melalui eksekusi
tendangan bebas maupun
tendangan penalti.
Ia juga menjadi satu-satunya
kiper yang sukses mengoleksi
lebih dari 100 gol. Perolehan
golnya itu jauh melebihi pesaing
terdekatnya, yakni Jose Luis
Chilavert.
Ceni mulai mencetak gol
pertamanya pada tahun 1997.
Hingga kini, ia masih konsisten
membuat gol tiap musimnya.
Tahun 2005 merupakan tahun
tersuksesnya secara personal,
sebab saat itu ia berhasil
mencetak 21 gol dalam semusim,
tertinggi dalam sejarah karirnya.
Pundi-pundi golnya masih bisa
saja bertambah sebab ia masih
belum pensiun hingga saat ini
walau usianya telah mencapai 39
tahun. Sayangnya, ia belum
pernah mencetak gol bagi timnas
Brasil.

Sejarah Tanda Baca

1. Tanda Tanya
Pada awalnya, dalam bahasa
latin, untuk mengindikasikan
pertanyaan, orang harus
menuliskan kata “Questio” di
akhir kalimat untuk menandakan
bahwa kalimat tersebut adalah
kalimat tanya. Maka untuk
menghemat tempat, kata
tersebut akhirnya disingkat
menjadi qo, yang kemudian
dimampatkan lagi menjadi huruf
q kecil diatas huruf o, yang
akhirnya makin lama makin habis
menjadi titik dan garis mirip
cacing, persis seperti tanda tanya
kita sekarang.
2. Tanda Seru
Seperti tanda tanya, awalnya juga
dimulai dengan menumpuk
huruf. Tanda ini berasal dari kata
dalam bahasa Latin “io” yang
berarti “seruan kegembiraan”.
ketika huruf i ditulis diatas huruf
o, lama-lama dipersingkat seperti
tanda seru kita sekarang ini.
3. Tanda Sama Dengan
Ditemukan oleh ahli matematika
Inggris Robert Recorde pada
1557, dengan pemikiran seperti
ini (dalam bahasa Inggris kuno)
“I will settle as I doe often in
woorke use, a paire of paralleles,
or Gmowe [i.e., twin] lines of one
length, thus : , bicause noe 2
thynges, can be more equalle.”
atau terjemahannya: “Aku akan
menggunakan tanda ini seperti
biasanya, sepasang garis sejajar,
atau kembar dengan panjang
yang sama, karena tidak ada dua
hal lagi yang bisa lebih sama
dengan dua garis sejajar ini.”
Tanda sama dengan asli temuan
Robert setidaknya 5 kali lebih
panjang dari yang kita kenal
sekarang.
4. Ampersand (tanda “&”)
Simbol ini adalah bentuk stilir
dari “et” dalam bahasa Latin
yang berarti “Dan.” Tanda ini
ditemukan oleh Marcus Tullius
Tiro, seorang penulis dari abad
pertama di Roma. Nama
Ampersand baru diberikan
setelah 17 abad kemudian. Pada
awal 1800-an, murid sekolah
belajar simbol ini sebagai huruf
ke 27 setelah Z, tapi masih tanpa
mana. Jadi di awal 1800-an ini
mereka belaar ABC dengan “and
per se, and” yang berarti “&” dan
kemudian karena saking
cepatnya dibaca, akhirnya
menjadi “ampersand”
5. Octothorp (tanda #)
Nama aneh untuk tanda
penomoran ini datang dari kata
“Thorpe”, kata dalam bahasa
Normandia Kuno untuk desa
atau tanah pertanian yang sering
ditemui dalam bahasa Inggris
untuk nama tempat. AWalnya
digunakan untuk pembuatan
peta, yang berarti desa yang di
kelilingi delapan pertanian.
Karena delapan (octa) dan
pertanian (thorpe), maka muncul
nama ini, Octothorp
6. Tanda Dollar (tanda $)
Pemerintah Amerika baru
menerbitkan uang mereka
sendiri pada 1794, dan pada
waktu itu masih menggunakan
mata uang dunia lama – peso –
atau Dollar Spanyol. Koin 1 Dollar
Amerika pertama persis sekali
seperti uang Peso Spanyol, baik
berat maupun nilainya, jadi
mereka mengambil singkatan
yang sama: Ps. Makin lama
perkembangannya, huruf P
ditulis menimpa S, dan kemudian
mulai lingkaran diatas P tadi
dibuang, jadi hanya huruf S yang
ditimpa dengan garis vertikal.